Psikososial Tentukan Pola Asuh Anak


Dalam menanamkan pola asuh anak yang tepat tidaklah mudah. Apalagi pada zaman globalisasi ini, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tak dapat dibendung lagi. Di samping dampak positif,  dampak negatif yang sangat ditakutkan para orang tua yaitu gaya hidup Barat yang sangat menonjolkan individualistic dan kebebasan.

Globalisasi tak dapat kita hindari tetapi harus dihadapi. Bagaimanapun juga kita sudah merasakan manfaatnya seperti kemudahan memperoleh informasi  dan berkomunikasi.
Untuk menghadapi globalisasi ini perlu selektivitas terhadap pola asuh anak terutama untuk para remaja. Untuk menerapkan pola asuh yang tepat terutama untuk remaja, para orang tua harus mengenal tahapan perkembangan psikososial pada anak.

pola asuh anak Berikut adalah tahapan perkembangan psikososial, antara lain:
  •     Rasa percaya/aman (sense of basictrust). Psikososial ini berkembang sekitar sejak lahir usia I tahun, rasa percaya ini akan mendukung anak hidup di lingkungan yang baru dengan rasa aman dan nyaman.
  •     Rasa otonomi diri (sense of autonomy). Psikososial ini berkembang sekitar usia 1 – 3 tahun, rasa otonorni diri ini mngakibatkan terbentuknya self confidence dan self awareness yang penting untuk berkembangnya anak dikemudian hari mempunyai rasa keyakinan diri (lebih percaya diri).
  •     Rasa mampu berinisiatif (sense of initiative) Psikososial ini berkembang  sekitar usia 3 – 8 tahun, rasa mampu berinisiatif itu menjadi bekal untuk terbentuknya role anticipation and role experimentation (kemampuan antisipasi dan kemampuan untuk mencoba). Tahap ini penting untuk menimbulkan keinginan dan rasa mampu berperan secara bermakna dalam masyrakat di kemudian hari.
  •     Rasa mampu menghasilkan sesuatu (sense of industiy). Psikososial ini berkembang sekitar usia 6 – 12 tahun, rasa “mampu menghasilkan” ini menjadi terbentuknya task identification (identifikasi peran) dan apprenticeship (keberanian untuk mengambil risiko). Pada tahap ini mempunyai peran penting untuk menimbulkan keyakinan akan kemampuannya untuk berkarya dan produktif di kemudian hari.
  •     Identitas atau citra diri (sense of identity). Psikososial ini berkembang sekitar usia 12 – 18 tahun (sampai akhir masa remaja). Mengembangkan rasa identitas adalah tugas utama dari periode ini, yang bertepatan dengan masa pubertas dan masa remaja.
Dengan mengetahui tahapan psikososial ini para orang tua dapat menerapkan pola asuh anak yang tepat.
Dengan pertimbangan psikososial ini para orang tua dapat memperlakukan anak-anak sesuai dengan jenjang usia. Misalnya masa remaja  yang dikenal dengan pengembangan rasa identitas.Identitas didefinisikan sebagai karakteristik yang membentuk seseorang dan kemana tujuan mereka.Di sini pola asuh yang tepat adalah memberikan kebebasan pada anak tetapi  tetap berada dalam pengawasan orang tua.

More

Top 10 Articles